h1

Data hp & PIM

April 24, 2007

Mau menanggapi beberapa waktu lalu kan kejadian lagi, barang hilang di Musholla FTI. Sore hari pas waktu sholat Ashar. Barang yang hilang adalah dompet & dua hp. Pencurinya kelewatan, Musholla dijadikan daerah operasi pula. Tidak tahu ya, apa karena dompet & hp yang hilang itu benar-benar ditinggal pemiliknya pas wudhu atau apa (Gawat juga kalau barang tsb memang digeletakkan tanpa pengawasan, ini sih sama saja dengan mengatakan “Ni silakan ambil barang saya”).

Perlunya PIM
Kehilangan dompet tidak akan dibicarakan di sini, melainkan hp. Kalau hp yang hilang, padahal di sana terdapat semua data kita, terutama nomor telepon, sedangkan kita tidak punya backupnya, dijamin bakal bikin pusing. Belum lagi kalau di hp ada pin utk ATM atau nomor rekening. Bisa tambah gawat. Karena itu sejak jauh hari bagi pemilik hp diperlukan yang namanya PIM (Personal Information Manager).


PIM itu berwujud software. Dia bekerja sebagai interface/ perantara antara data di hp dengan komputer. Jadi semua data yang ada di hp HARUS ada juga kopiannya di tempat lain. Paling enak ke komputer, kalaupun tidak ya ditulis di buku saja. Tapi sekarang kan software PIM sudah banyak beredar. Jaman dulu, saya harus menulis satu persatu nomor telepon dari Samsung N-620 saya ke buku telepon. Untung saya memberdayakan kakak saya untuk membantu melakukannya.

Data di hp wujudnya bisa:

  • Contact (nama teman/ relasi kita serta alamat, email, & telepon mereka)
  • Notes (catatan biasa, kadang bisa dipakai merekam suara juga)
  • Calendar (pengingat kegiatan berdasar tanggal, seperti jadwal rapat, janjian, & ultah)
  • Task (daftar tugas/ kerjaan, lebih sederhana dari Calendar)
  • Messages (sms/ email yang masuk ke hp kita)

Lewat perangkat transfer seperti kabel data, infra red, atau bluetooth, data di hp dikirim ke komputer lalu dimanage di PIM ini. Ada menu khusus untuk mengelola contact, calendar, messages, bahkan ada menu untuk membuat ringtone yang kemudian bisa dipakai di hp. PIM juga mempermudah kita membuat daftar contact baru lebih cepat di komputer, lalu mengupdatenya ke hp. Atau kita bisa kirim sms dari komputer. Atau untuk memindahkan file-file yang ada dari & ke komputer. Lebih gampang daripada pencet-pencet tombol hp yang kecil serta merepotkan. Sederhananya akses hp-komputer adalah sebagai berikut:
sinkronisasi

Nah, saya semakin mirip Roy Suryo kan sekarang. Selanjutnya, setiap saat PIM ini harus disinkronisasi dengan hp. Artinya kalau ada perubahan di salah satu device, misalkan ada nomor telepon baru yang ditambahkan ke hp, atau ada jadwal janjian yang baru diinput ke komputer, maka melalui sinkronisasi perubahan akan dilakukan juga ke device satunya. Dengan kata lain lewat sinkronisasi ini akan dilakukan penyesuaian terhadap status paling update yang pernah dicapai, tidak masalah berasal dari hp atau komputer.

Dimana & Berapa
PIM lumayan gampang mendapatkannya. Kalau hp kita keluaran tahun 2002 & sesudahnya, atau kalau kita tahu di hp ada menu untuk Calendar, Notes, & Task, maka biasanya sudah dilengkapi CD bawaan yang ada software PIMnya. Terkadang orang tidak sadar CD bawaan hpnya telah dilengkapi fitur yang sangat membantu tapi tidak digunakan. Kalau tidak ada di CD hp, beli saja Adapter Infrared. Harga yang original sekitar 150 ribu, yang palsu (tapi bagus) cuma 60 ribuan. Produk Infrared ini dilengkapi CD yang ada software PIMnya. Waktu diinstall tinggal pilih tipe hp yang sesuai dengan hp kita.

Kalau masih berat di dana, satu pilihan lagi adalah software PIM gratisan. Yang satu ini tinggal minta bantuan om Google. Tahu kan kata kuncinya: freeware personal information manager, atau semacam itulah. Nanti pasti dapat ribuan pilihan software. Pilih satu yang sesuai kebutuhan kita kemudian download & install. Pengalaman saya mencari di Google banyak freeware PIM untuk hp Symbian (seperti Nokia) & Pocket PC (seperti O2).

Sebenarnya Microsoft Outlook yang ada di komputer bisa dijadikan sebagai PIM. Malah lebih hemat & enak lagi. Syaratnya Operating System hp kita harus berbasis Windows Mobile. Ini seperti yang ada di PDA HP Ipaq, O2, serta beberapa smartphones lain.

Cara Lain
Masih tidak bisa melakukan cara-cara di atas? Kalau begitu, selamatkan saja data terpenting, yaitu daftar nomor telepon. Masuk ke phonebook hp, pilih satu nama, lalu copy ke komputer. Bisa juga sekaligus, dengan memilih ‘select all’ pada phonebook, lalu copy ke komputer. Beberapa hp memerlukan trik tertentu supaya bisa mengkopi seluruh phonebook sekaligus. Hp Siemens misalnya, harus dipilih dulu satu nama, lalu pilih ‘more’, cari pilihan ‘mark all’, baru setelah itu kirim ke komputer. Jangan lupa hp mesti sudah terhubung ke komputer dengan kabel data, infrared, atau bluetooth.

File Contact/ Phonebook akan disimpan di komputer dengan format vcf (vCard file). File ini bisa dibuka dengan Notepad, Excel, atau Microsoft Outlook. Sewaktu-waktu dibutuhkan, file contact bisa dipindah dari hp ke hp.
Dengan begitu, kita masih punya cadangan data kalau tiba-tiba hp hang & kena reset. Atau ya kalau itu, hp kita dicuri orang.

3 comments

  1. ……


  2. http://www.essentialpim.com bisa dicoba softwarenya, gratisan koooq (uh, knapa dmana mana ada lgu kucing garong)


  3. # Norma
    Trims ya. Tampilan Essentialpim memang seperti Outlook abis. Mungkin biar pemakai jadi familiar.
    Ayo, siapa mau download, cuma 4 MB an



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: